Kebangkitan dan kenaikan Isa Al-Masih

Isa bangkit dari kematian

Setelah lewat hari Sabat, yaitu hari pertama minggu itu, Maryam dari Magdala dan Maryam yang lain datang untuk melihat makam (Isa), saat hari hampir siang.Tiba-tiba terjadilah gempa bumi yang amat dahsyat. Malaikat Tuhan turun dari surga untuk menggulingkan batu penutup makam itu, lalu duduk di atasnya. Rupa malaikat itu berkilauan seperti kilat dan pakaiannya putih seperti salju. Karena takutnya, para pengawal gemetar dan menjadi seperti orang-orang mati.

Kemudian malaikat itu berkata kepada perempuan-perempuan itu, “Janganlah takut! Aku tahu, kamu mencari Isa yang telah disalibkan itu. Ia tidak ada di sini karena Ia sudah bangkit, seperti yang telah disabdakanNya. Mari, lihatlah tempat bekas Ia dibaringkan. Karena itu pergilah segera dan katakan kepada para pengikutNya bahwa Ia (Isa) sudah bangkit dari antara orang mati dan bahwa Ia akan mendahului kamu ke Galilea. Di sana kamu akan melihat Dia. Ingatlah, aku sudah mengatakannya kepadamu.” Lalu mereka cepat-cepat pergi meninggalkan makam itu dengan perasaan takut bercampur gembira. Mereka lari   untuk memberitahukan hal itu kepada para pengikut-Nya.

Isa menampakkan diri kepada dua pengikutnya dan menjelaskan bahwa Dia harus mati dan bangkit sebelum masuk ke dalam kemuliaan-Nya

Pada hari itu juga, dua orang dari antara para pengikut Isa sedang dalam perjalanan menuju sebuah kampong bernama Emaus, yang letaknya sekitar sebelas kilometer dari Yerusalem.  Sambil berjalan mereka bercakapcakap tentang semua yang telah terjadi. Sementara mereka berbicara dan bertukar pikiran mengenai hal-hal itu, Isa sendiri datang mendekati mereka dan berjalan bersama mereka. Meskipun demikian, ada sesuatu yang membuat mereka tidak mengenali-Nya.

Isa bersabda kepada mereka, “Apa yang kamu perbincangkan sementara kamu berjalan?” Mereka pun berhenti dengan muka yang sedih.Salah seorang dari mereka yang bernama Kleopas menjawab, “Apakah Engkau satu-satunya pendatang di Yerusalem yang tidak mengetahui semua hal yang terjadi beberapa hari terakhir ini di situ?” Sabda Isa, “Hal-hal apakah itu?” Jawab mereka, “Mengenai Isa, orang Nazaret itu. Ia adalah seorang nabi. Perkataan dan perbuatan-Nya penuh kuasa, baik di hadapan Allah maupun di hadapan seluruh bangsa. Imam-imam kepala dan para pemimpin bangsa kita menyerahkan Dia untuk dihukum mati, lalu Ia disalibkan.

Padahal sebelumnya kami berharap bahwa Dia itulah yang akan membebaskan bangsa Israil. Hari ini adalah hari yang ketiga sejak semua itu terjadi. Akan tetapi, beberapa perempuan di antara kami mengejutkan kami. Pagi-pagi sekali ketika mereka pergi ke makam,mereka tidak melihat jenazah Isa di situ. Mereka kembali dan mengatakan kepada kami bahwa malaikat telah menampakkan diri kepada mereka dan berkata bahwa Isa hidup.Beberapa di antara teman teman kami pergi ke makam dan mendapati bahwa apa yang dikatakan oleh perempuan-perempuan itu benar. Tetapi mereka tidak melihat Isa.”

Lalu Isa bersabda kepada mereka berdua, “Hai kamu orang yang bodoh! Betapa lambannya kamu mempercayai semua yang sudah dikatakan oleh nabi-nabi! Bukankah untuk masuk ke dalam kemuliaan-Nya, Al-Masih harus terlebih dahulu mengalami semua penderitaan itu?” Kemudian Ia menjelaskan kepada mereka, semua yang telah tertulis di dalam Kitab Suci mengenai diri-Nya, mulai dari kitab-kitab yang disampaikan melalui Nabi Musa sampai kepada kitab-kitab yang disampaikan melalui nabi-nabi lainnya. Pada waktu mereka bertiga hampir tiba di kampung tujuan mereka, Isa berbuat seolah-olah Ia akan berjalan terus.

Akan tetapi, kedua pengikut Isa itu mencegah Dia. Mereka berkata, “Tinggallah di sini dengan kami. Sebentar lagi malam dan hari sudah mulai gelap.” Maka Isa pun masuk dan hendak bermalam di situ dengan mereka. Ketika Ia duduk makan dengan mereka, Ia mengambil roti lalu mengucap syukur atasnya. Kemudian roti itu dipecah-pecahkan-Nya dan diberikan kepada mereka. Pada waktu itu, mata mereka terbuka sepenuhnya sehingga mereka mengenal bahwa Dialah Isa. Tetapi pada saat itu juga lenyaplah Ia dari pandangan mereka.

Mereka berkata satu sama lain, “Bukankah hati kita berkobar-kobar di tengah jalan sementara Ia  berbicara dengan kita dan menerangkan isi Kitab Suci kepada kita?” Saat itu juga mereka bangkit berdiri lalu kembali ke Yerusalem. Di sana mereka mendapati kesebelas pengikut Isa sedang berkumpul bersama yang lainnya. Mereka yang di Yerusalem itu berkata kepada keduanya, “Sungguh, Junjungan kita Yang Ilahi sudah bangkit! Ia sudah menampakkan diri-Nya kepada Simon!” 35Lalu keduanya menceritakan juga kepada mereka semua apa yang terjadi di tengah jalan dan bagaimana mereka mengenali Isa ketika Ia memecah-mecahkan roti dengan tangan-Nya.

Isa menampakkan diri kepada Tomas dan membuktikan bahwaa Dia benar-benar sudah hidup kembali

Tomas, salah satu dari kedua belas pengikut Isa yang juga dipanggil Didimus, tidak bersama mereka ketika Isa menampakkan diri di tengahtengah mereka. Maka para pengikut lainnya berkata kepada Tomas, “Kami telah melihat Junjungan!” Tetapi ia berkata kepada mereka, “Jika aku belum melihat bekas paku pada tanganNya serta mencucukkan jariku ke dalam bekas paku itu, dan mencucukkan tanganku ke lambung-Nya, aku tidak akan percaya.”

Selang delapan hari, para pengikut Isa kembali berkumpul dalam rumah itu. Tomas pun ada di antara mereka. Tiba-tiba Isa datang dan berdiri di tengah-tengah mereka padahal semua pintu dalam keadaan terkunci. Lalu Ia bersabda, “Damai bagimu!”Setelah itu Ia bersabda kepada Tomas,  Ulurkanlah jarimu kemari dan lihatlah tangan-Ku. Ulurkanlah juga tanganmu dan cucukkanlah ke lambung-Ku. Jangan tidak percaya, tetapi percayalah!” Jawab Tomas kepada-Nya, “Ya Junjunganku, ya Tuhanku.” Sabda Isa kepadanya, “Engkau percaya karena engkau telah melihat Aku. Berbahagialah mereka yang percaya sekalipun tidak melihat.”Banyak tanda ajaib lainnya yang dilakukan oleh Isa di hadapan para pengikut-Nya tetapi tidak dituliskan dalam kitab ini.

Orang yang percaya bahwa Isa adalah sang anak yang datang dari Allah akan memperoleh hidup yang kekal

Tetapi semua ini dituliskan supaya kamu percaya bahwa Isa adalah Al-Masih, Sang Anak yang datang dari Allah, dan supaya dengan percaya, kamu memperoleh hidup dalam nama-Nya.

Isa menampakkan diri selama 40 hari kemudian terangkat ke surga

Kepada mereka itulah Isa menampakkan diri-Nya setelah penderitaan-Nya selesai,dan selama empat puluh hari melalui berbagai cara, berulang kali Ia menunjukkan kepada mereka dengan jelas bahwa Ia hidup dan Ia berbicara dengan mereka mengenai Kerajaan Allah.Akan tetapi, kamu akan menerima kuasa apabila Ruh Allah datang ke atasmu dan kamu akan menjadi saksi-saksi-Ku di Yerusalem, di seluruh Yudea dan Samaria, bahkan sampai ke ujung bumi.” Setelah bersabda demikian, Isa terangkat naik ke surga, disaksikan oleh rasul-rasul-Nya. Tiba-tiba ada awan yang meliputi-Nya sehingga Ia lenyap dari penglihatan mereka.

Ketika mereka masih juga menatap ke langit menyaksikan kepergian Isa, tiba-tiba dua orang berpakaian putih berdiri dekat mereka.Kedua orang itu berkata, “Hai kamu, orang Galilea! Mengapa kamu berdiri saja di situ memandang ke langit? Isa itu, yang kamu lihat terangkat naik ke surga meninggalkan kamu, nanti akan datang lagi dengan cara yang sama sebagaimana kamu lihat Dia naik ke surga.”