Kuasa Isa Al-Masih untuk mengampuni dosa

Isa mengampuni dosa orang lumpuh

Beberapa orang datang kepada-Nya membawa seorang lumpuh dengan usungan.Mereka mencari jalan untuk membawa dia masuk supaya dapat diletakkan di hadapan Isa.Tetapi mereka tidak dapat membawanya masuk karena begitu banyak orang di situ.Jadi,mereka naik ke atas rumah dan menurunkan dia dengan tempat tidurnya melalui atap rumah itu ke tengah-tengah orang banyak tepat di depan Isa.Ketika Isa melihat iman mereka,bersabdalah Ia, “Saudara, dosadosamu sudah diampuni.”Ahli-ahli Kitab Suci Taurat dan orang-orang dari mazhab Farisi mulai bertanya-tanya, “Siapakah orang ini? Ia menghujah Allah! Siapa yang berhak mengampuni dosa selain Allah?”

Tetapi ketika Isa tahu apa yang  sedang mereka pertanyakan, bersabdalah Ia, “Mengapa kamu mempertanyakan soal itu di dalam hatimu? Manakah lebih mudah dikatakan, ‘Dosamu sudah diampuni,’ atau, ‘Bangunlah dan berjalanlah’?Akan tetapi, supaya kamu tahu bahwa di bumi ini (Aku) Anak Manusia mempunyai wewenang untuk mengampuni dosa” – lalu sabda-Nya kepada orang lumpuh itu –“Aku berkata kepadamu, bangun, angkatlah tempat tidurmu dan pulanglah ke rumahmu!”Saat itu juga, di depan mereka semua, orang itu bangun dan mengangkat tempat tidurnya lalu pulang ke rumahnya sambil  memuliakan Allah.Semua orang heran sekali lalu memuliakan Allah. Mereka merasa takut dan berkata, “Hari ini kita menyaksikan peristiwa-peristiwa yang ajaib!”

Isa mengampuni dosa perempuan yang berzina dan memerintahkannya untuk tidak berbuat lagi

Pada waktu hari masih pagi sekali, Isa sudah tiba kembali di Bait Allah. Semua orang datang kepada-Nya, lalu Ia duduk dan mengajar mereka.Kemudian para ahli Kitab Suci Taurat dan orang-orang dari mazhab Farisi membawa seorang perempuan yang kedapatan berbuat zina.Mereka menempatkan perempuan itu di tengahtengah, lalu mereka berkata kepada Isa, “Ya Guru, perempuan ini kedapatan  sedang berbuat zina.Dalam hokum Taurat, Nabi Musa menyampaikan pesan supaya kita merajam orang yang demikian. Apakah pendapat Guru mengenai hal ini?”

Hal itu mereka katakan untuk mencobai Dia, supaya mereka dapat menyalahkan-Nya. Tetapi Isa membungkuk dan menulis di tanah dengan jari-Nya. Ketika mereka tidak juga berhenti bertanya  kepada-Nya, Isa berdiri dan bersabda kepada mereka, “Siapa di antara kamu yang tidak berdosa, hendaklah ia yang mula-mula melemparkan batu kepada perempuan itu.”Lalu Ia kembali membungkuk dan menulis di tanah dengan jari-Nya.Setelah mereka mendengar hal itu, pergilah mereka seorang demi seorang mulai dari yang paling tua, hingga akhirnya tinggal Isa seorang diri dengan perempuan itu, yang masih berdiri di situ.

Kemudian Isa berdiri dan bersabda kepadanya, “Hai perempuan, ke manakah mereka? Tidak adakah orang yang menghukum engkau?”Jawabnya, “Tidak ada, ya Junjungan.” Lalu sabda Isa, “Aku pun tidak akan menghukum engkau.  Pergilah, dan mulai saat ini jangan berbuat dosa lagi.”Isa kembali bersabda kepada orang banyak itu, “Akulah terang dunia. Orang yang mengikut Aku tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan akan mempunyai terang hidup.”